Image of EVALUASI INTERAKSI OBAT PASIEN ANAK TUBERKULOSIS PARU YANG MENERIMA PERESEPAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT “X” KOTA BEKASI PERIODE TAHUN 2022-2023

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

EVALUASI INTERAKSI OBAT PASIEN ANAK TUBERKULOSIS PARU YANG MENERIMA PERESEPAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT “X” KOTA BEKASI PERIODE TAHUN 2022-2023



ABSTRAK

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang di sebabkan oleh bakteri
mycobacterium tuberculosis. Timbulnya interaksi obat akibat pengunaan secara bersamaan Obat
Anti Tuberkulosis (OAT) atau dengan obat penyakit penyerta, terutama pasien anak rawat inap yang
memiliki kondisi lebih klinis terhadap pemberian beberapa obat. Tujuan: Untuk mengevaluasi
interaksi obat pasien anak Tuberkulosis paru yang menerima peresepan rawat inap di Rumah Sakit
“X” Kota Bekasi periode tahun 2022-2023. Metode: Penelitian yang digunakan adalah
observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Teknik sampel yang digunakan yaitu total
sampling, didapatkan dari rekam medis pasien rawat inap sesuai dengan kriteria inklusi yaitu
sebanyak 59 pasien. Variabel yang digunakan adalah variabel mandiri meliputi: Karakteristik pasien
(jenis kelamin, usia, dan penyakit penyerta. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan
software microsoft excel 2021, drugs dan medscape. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diketahui
pasien berjenis kelamin laki-laki yang paling banyak sebanyak 36 (61,0%), usia 2-6 tahun
merupakan pasien terbanyak 26 (42,4%), serta penyakit penyerta terbanyak yaitu pada pneumonia
11 (64,7%). Mekanisme interaksi farmakokinetik terjadi sebanyak 208 kasus (80,0%), mekanisme
farmakodinamik 52 kasus (20,0%). Serta pasien yang mengalami tingkat interaksi mayor 114
kejadian (38,6%), moderat 68 kejadian (23,1%), dan minor 113 kejadian (38,3%). ROTD yang
terjadi adalah hepatotoksisitas yang terjadi terhadap 4 pasien dengan presentase (6,8%)
Kesimpulan: Pada penelitian ini klasifikasi interaksi obat berdasarkan mekanisme didominasi oleh
farmakokinetik dan tingkat keparahan yang mendapatkan presentase tertinggi yaitu mayor. ROTD
yang terjadi pada penelitian ini yaitu sebagian pasien mengalami hepatotoksisitas.

Kata Kunci: anti tuberkulosis, potensi interaksi obat, anak, pasien rawat inap


Ketersediaan

KTI1523Q1S1.FARMASI 1523 2024RAK REFERENSI TUGAS AKHIRTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
S1.FARMASI 1523 2024
Penerbit Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga : Bekasi.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
S1.FARMASI 1523 2024
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Tercetak
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this