Detail Cantuman
Advanced Search
REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) KATEGORI POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT SWASTA “X” KOTA BEKASI PERIODE JANUARI - DESEMBER 2023
ABSTRAK
Pendahuluan: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan manifestasi klinis dari penyumbatan
plak aterosklerosis dan trombus pada arteri koroner. Menurut data, penderita PJK berada pada
kelompok usia 15-24 tahun (0,7%), 25-34 tahun (0,8%), 35-44 tahun (1,3%), 45-54 tahun (2,4%),
dan usia 55-64 tahun (3,9%). Penggunaan banyak obat seperti obat PJK dan obat penyakit penyerta
dapat menimbulkan masalah terkait obat, seperti potensi interaksi obat. Tujuan: Untuk
mengidentifikasi Drug Related Problems (DRPs) kategori potensi interaksi obat pada penderita PJK.
Metode: Jenis penelitian ini observasional non-eksperimental dengan desain penelitian cross-
sectional dan menggunakan data retrospektif. Analisis data dilakukan secara deskriptif
menggunakan Software Microsoft Excel 2013 dan Software Lexicomp Drug Interactions. Sampel
pada penelitian ini berjumlah 105 pasien PJK rawat jalan di Rumah Sakit Swasta Kota Bekasi
periode Januari-Desember 2023, berada pada rentang usia 15-64 tahun, dan mendapatkan
pengobatan PJK. Analisis data pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil: Hasil penelitian
menunjukkan sebanyak 78,10% penderita PJK berjenis kelamin laki-laki, usia yang paling dominan
adalah 55-64 tahun (50,48%), sebagian besar memiliki penyakit penyerta hipertensi (34,69%), dan
menggunakan obat antiplatelet (33,59%). Terdapat 80% pasien PJK berpotensi mengalami interaksi
obat, ticagrelor dengan acetylsalicylic acid (9,13%) adalah potensi interaksi obat yang dominan
terjadi pada tingkat keparahan major. Sebagian besar potensi interaksi termasuk ke dalam kategori
risiko C (54,81%), kategori risiko lainnya yaitu B (33,17%), D (11,54%), dan X (0,48%), sebagian
besar potensi interaksi obat memiliki tingkat reliabilitas fair(57,69%), reliabilitas lainnya yaitu good
(37,02%), excellent (4,81%), dan poor (0,48%). Potensi interaksi obat terjadi melalui mekanisme
farmakokinetik (48,08%) dan memiliki tingkat keparahan moderate (54,33%). Kesimpulan:
Penelitian ini menunjukkan bahwa pasien PJK didominasi oleh jenis kelamin laki-laki pada usia 55-
64 tahun dengan golongan obat yang paling banyak digunakan antiplatelet. Pada penelitian ini
diperlukan peningkatan kewaspadaan bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan pemantauan
penggunaan obat terhadap potensi interaksi obat pada pasien PJK.
Kata kunci: Penyakit Jantung Koroner (PJK); Drug Related Problems (DRP); Antiplatelet;
Interaksi Obat.
Ketersediaan
KTI1509Q1 | S1.FARMASI 1509 2024 | RAK REFERENSI TUGAS AKHIR | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN |
Informasi Detil
Judul Seri |
-
|
---|---|
No. Panggil |
S1.FARMASI 1509 2024
|
Penerbit | Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga : Bekasi., 2024 |
Deskripsi Fisik |
-
|
Bahasa |
Indonesia
|
ISBN/ISSN |
-
|
Klasifikasi |
S1.FARMASI 1509 2024
|
Tipe Isi |
Text
|
Tipe Media |
Tercetak
|
---|---|
Tipe Pembawa |
-
|
Edisi |
-
|
Subyek | |
Info Detil Spesifik |
-
|
Pernyataan Tanggungjawab |
Ranti Amanda Putri
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain