Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS PENERAPAN ART THERAPY TERHADAP
PERUBAHAN TANDA DAN GEJALA PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI PKJN RSJ dr. H. MARZOEKI MAHDI KOTA BOGOR JAWA BARAT

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

ANALISIS PENERAPAN ART THERAPY TERHADAP PERUBAHAN TANDA DAN GEJALA PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI PKJN RSJ dr. H. MARZOEKI MAHDI KOTA BOGOR JAWA BARAT

Widya Nur Khasanah - Nama Orang;

ABSTRAK

Gangguan jiwa merupakan gangguan yang terjadi pada sistem saraf yang bersifat irreversibel. Oleh
karena itu salah satu terapi yang wajib diberikan adalah terapi farmakologi untuk menjaga sistem
saraf seimbang, namun pasien gangguan jiwa yang tidak patuh dengan pengobatan sehingga
menyebabkan terjadinya relaps. Relaps merupakan masalah yang dialami oleh seluruh pasien
gangguan jiwa akibat ketidakpatuhan minum obat. Selain terapi farmakologi, art therapy juga
merupakan salah satu terapi yang dapat digunakan pada pasien gangguan jiwa khususnya dengan
halusinasi pendengaran. Penerapan art therapy pada pasien halusinasi diharapkan dapat terjadi
perubahan tanda dan gejala pada pasien halusinasi pendengaran. Metodologi yang digunakan yaitu
studi kasus, dengan 2 pasien yang dilakukan art therapy. Art therapy dilakukan dengan cara
menggambar sesuai dengan ketertarikan pasien, lalu mewarnai gambar tersebut setelah itu pasien
menceritakan isi yang telah digambarkan. Art therapy dilakukan sekali/hari selama 35 menit. Hasil
yang diperoleh pada pasien pertama sebelum diberikan art therapy terdapat 25 tanda dan gejala,
setelah dilakukan art therapy terdapat penurunan tanda dan gejala menjadi 3. Pada pasien kedua
sebelum dilakukan art therapy terdapat 20 tanda dan gejala, setelah dilakukan art therapy terdapat
penurunan tanda dan gejala menjadi 2. Art therapy dapat mengurangi tanda dan gejala pada pasien
halusinasi pendengaran.

Kata Kunci: Art therapy, Gangguan jiwa, Halusinasi pendengaran, Tanda dan gejala halusinasi


Ketersediaan
KIAN156Q1KIAN 156 2024RAK REFERENSI TUGAS AKHIRTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KIAN 156 2024
Penerbit
Bekasi : Profesi Ners STIKes Mitra Keluarga., 2024
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KIAN 156 2024
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Tercetak
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
HALUSINASI PENDENGARAN
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Widya Nur Khasanah
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Kubuku
  • Link E-Resource
  • Repository

Tentang Kami

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga menerapkan Sistem Layanan Terbuka bagi pengunjung, dalam hal ini pengunjung dapat langsung mencari koleksi yang diinginkannya ke rak yang tersedia.


Statistik Pengujung

Hari ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik