Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DAN ISTIGHFAR TERHADAP PERUBAHAN TANDA DAN GEJALA PADA PASIEN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT JIWA MARZOEKI MAHDI BOGOR

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

ANALISIS PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DAN ISTIGHFAR TERHADAP PERUBAHAN TANDA DAN GEJALA PADA PASIEN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT JIWA MARZOEKI MAHDI BOGOR

Mega - Nama Orang;

ABSTRAK

Gangguan jiwa adalah suatu keadaan gangguan pada fungsi kejiwaan seseorang. Fungsi kejiwaan
meliputi proses berfikir, emosi, kemauan, dan perilaku psikomotorik termasuk bicara. Selain terapi
farmakologi, terapi non farmakologi juga bisa digunakan untuk pasien gangguan jiwa khususnya
risiko perilaku kekerasan. Penerapan relaksasi nafas dalam dan kegiatan spiritual (istighfar) bisa
digunakan untuk menurunkan tanda dan gejala pasien dengan risiko perilaku kekerasan. Metode
yang digunakan yaitu studi kasus, dengan 2 pasien yang dilakukan terapi relaksasi nafas dalam dan
kegiatan spiritual (istighfar) . Terapi relaksasi nafas dalam dan kegiatan spiritual (istighfar)
dilakukan 1 hari 2x selama 3 hari, setiap pertemuan selama 10-15 menit. Hasil diperolah pada
pasien 1 sebelum diberikan terapi relaksasi nafas dalam dan istighfar terdapat 10 tanda dan gejala,
setelah dilakukan terapi relaksasi nafas dalam dan istighfar terdapat penurunan tanda dan gejala
menjadi 3. Pada pasien 2 sebelum diberikan terapi relaksasi nafas dalam dan istighfar terdapat 8
tanda dan gejala, setelah dilakukan terapi relaksasi nafas dalam dan istighfar terdapat penurunan
tanda dan gejala menjadi 1. Dapat disimpulkan bahwa terapi relaksasi nafas dalam dan istighfar
dapat menurunkan tanda dan gejala pasien risiko perilaku kekerasan.

Kata Kunci: Relaksasi nafas dalam dan kegiatan spiritual


Ketersediaan
KIAN103Q1KIAN 103 2024RAK REFERENSI TUGAS AKHIRTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KIAN 103 2024
Penerbit
Bekasi : Profesi Ners STIKes Mitra Keluarga., 2024
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KIAN 103 2024
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Tercetak
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Relaksasi
PERILAKU KEKERASAN
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Mega
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ABSTRAK
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Kubuku
  • Link E-Resource
  • Repository

Tentang Kami

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga menerapkan Sistem Layanan Terbuka bagi pengunjung, dalam hal ini pengunjung dapat langsung mencari koleksi yang diinginkannya ke rak yang tersedia.


Statistik Pengujung

Hari ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik