Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Bahan Kimia Obat Parasetamol pada Jamu Pegal Linu yang dijual di Kota Bekasi menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

Analisis Bahan Kimia Obat Parasetamol pada Jamu Pegal Linu yang dijual di Kota Bekasi menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis

Mayang Juwita Sari - Nama Orang;

Jamu merupakan salah satu obat tradisional yang status keamanan serta
khasiatnya dibuktikan secara empiris. Persepsi masyarakat mengenai obat
tradisional yang bagus adalah yang memberikan efek penyembuhan yang cepat
dengan harga yang relative murah. Hal ini memberikan kesempatan kepada
sebagian produsen jamu yang tidak bertanggungjawab dengan menambahkan
bahan kimia obat (BKO). Parasetamol merupakan salah satu BKO yang sering
ditambahkan dalam jamu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau
tidaknya parasetamol dalam sediaan jamu yang beredar di Kota Bekasi.
Kandungan parasetamol dalam jamu di analisis secara kualitatif dengan dua
pereaksi yaitu pereaksi FeCl3 10% dan pereaksi K2Cr2O7 dan secara kuantitatif
dengan metode Spektrofotometri UV dengan panjang gelombang maksimum 249
nm. Hasil analisis menunjukkan dua sampel jamu pegal linu yang dijual di Kota
Bekasi mengandung parasetamol dengan memberikan warna hijau kekuningan
pada pereaksi FeCl3 10% dan warna coklat pada pereaksi K2Cr2O7. Uji presisi
menghasilkan % RSD yang didapat dari tiga konsentrasi yaitu 0,33%, 0,24% dan
0,76%, uji akurasi menghasilkan % recovery yang didapat dari tiga konsentrasi
yaitu 103,2 %, 95,65 % dan 85,22 %, linearitas dengan nilai r2 = 0,9991. Kadar
rata-rata parasetamol yang terkandung pada satu kemasan jamu A yaitu 0,58%
dan 3,4 % pada satu kemasan jamu B. Kedua jamu tersebut mengandung bahan
kimia obat yang berkhasiat sebagai obat, hal tersebut tidak sesuai dengan
Permenkes Republik Indonesia No. 007 Tahun 2012.
Kata kunci : Jamu Pegal Linu, Parasetamol, Spektrofotometri UV


Ketersediaan
KTI883Q1S1.FARMASI 883 2021Tersedia
CD820Q1S1.FARMASI 883 2021Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
S1.FARMASI 883 2021
Penerbit
Bekasi : Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
S1.FARMASI 883 2021
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Mayang Juwita Sari
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Analisis Bahan Kimia Obat Parasetamol pada Jamu Pegal Linu yang dijual di Kota Bekasi menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik