REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN
Penetapan Kadar Asam Salisilat Pada Krim Wajah Anti Jerawat Yang Beredar Di Kota Bekasi Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis
Asam salisilat digunakan dalam produk kosmetik sebagai zat anti jerawat.
Berdasarkan keputusan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik
Indonesia Nomor 23 Tahun 2019, kadar asam salisilat diizinkan dalam kosmetik
dengan syarat tidak lebih dari 2%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar
asam salisilat pada krim wajah anti jerawat yang beredar di Kota Bekasi. Metode
penelitian dengan spektrofotometri UV-Vis. Analisis kualitatif dengan uji
organoleptis dan uji warna menggunakan pereaksi FeCl3. Analisis kuantitatif asam
salisilat diukur dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian panjang
gelombang maksimum asam salisilat 235 nm. Kurva baku asam salisilat
didapatkan persamaan regresi Y = 0,0733x - 0,2104 dengan nilai koefisien
korelasi (r) = 0,995 dan koefisien determinasi (r2
) = 0,992. Rata - rata persen
perolehan kembali asam salisilat 102,94%. Rata-rata kadar asam salisilat dalam
sampel A adalah 1,42% , B 1,11%, C 1,49%, D 1,29%, dan E 1,26%. Seluruh
kadar asam salisilat dalam sampel krim wajah anti jerawat memenuhi persyaratan
yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yaitu ≤
2%.
Kata kunci: Asam salisilat, krim wajah, anti jerawat, spektrofotometri UV-Vis
| KTI872Q1 | S1.FARMASI 872 2021 | Tersedia | |
| CD833Q1 | S1.FARMASI 872 2021 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain