Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Evaluasi Penggunaan Antidiabetik Oral pada Pasien Rawat Inap Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit X Daerah Bekasi Timur dengan Metode Deskriptif Observasional pada Tahun 2019 - 2020

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

Evaluasi Penggunaan Antidiabetik Oral pada Pasien Rawat Inap Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit X Daerah Bekasi Timur dengan Metode Deskriptif Observasional pada Tahun 2019 - 2020

Dilawati - Nama Orang;

Diabetes Melitus tipe 2 adalah penyakit dengan kematian tertinggi nomer 3 di
Indonesia yang disebabkan oleh gangguan metabolik dengan di tandai oleh kenaikan
kadar gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan
gangguan fungsi insulin (resistensi insulin), pada penelitian ini kajian terhadap
penggunaan antidiabetik oral dan ketepatan penggunaannya dilakukan untuk
mengurangi tingkat komplikasi pada penderita Diabetes Mlitus tipe 2 yang sering
menyebabkan kematian. Penelitian ini memakai pendekatan observasional deskriptif
dengan menggunakan data rekam medis pasien sebagai sumber data secara
retrospektif pada bulan Juli 2019 – Desember 2020 di Rumah Sakit X daerah Bekasi
Timur. Ketepatan penggunaan antidiabetik oral didasarkan pada kriteria yang telah
ditetapkan meliputi beberapa indikator, yaitu; tepat indikasi penyakit, tepat dosis,
tepat interval waktu pemberian. Kelompok penyakit penyerta paling banyak terjadi
pada jenis penyakit DM Tipe 2 yaitu Essensial (Primary) Hypertension sebesar
11,60%, jenis kelamin yang paling banyak adalah perempuan dengan persentase
53,63% dengan usia 31-60 tahun. Jenis obat antidiabetik oral tunggal dan di
kombinasi yang paling banyak digunakan adalah golongan sulfonilurea sebesar
72,22% dan kombinasi golongan sulfonilurea+biguanid+DPP-4 sebesar 31,38%.
Kasus ketepatan dosis sebesar 91,30%, kasus ketepatan indikasi sebesar 100%,
sedangkan pada kasus ketepatan interval waktu pemberian sebesar 65,21%.
Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Antidiabetik Oral, Evaluasi Penggunaan Obat
yang Rasional


Ketersediaan
KTI869Q1S1.FARMASI 869 2021Tersedia
CD809Q1S1.FARMASI 869 2021Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
S1.FARMASI 869 2021
Penerbit
Bekasi : Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
S1.FARMASI 869 2021
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Dilawati
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Evaluasi Penggunaan Antidiabetik Oral pada Pasien Rawat Inap Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit X Daerah Bekasi Timur dengan Metode Deskriptif Observasional pada Tahun 2019 - 2020
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik