Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Bawang Merah (Allium ascalonicum)Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus.

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Bawang Merah (Allium ascalonicum)Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus.

Elva Dwi Pamungkas - Nama Orang;

Salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan adalah bawang merah
(Allium ascalonicum). Selain sebagai pengobatan, digunakan juga sebagai bumbu
masakan. Sebagian bawang merah hanya dimanfaatkan bagian umbinya
saja,sedangkan kulit bawang merah yang kaya serat dan flavonoid dibuang.
Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan zona hambat antara
ekstrak etanol kulit bawang merah (Allium ascalonicum) dengan antibiotik
Chloramfenicol serta beberapa konsentrasi terhadap Staphylococcus aureus.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan desain penelitian
eksperimental laboratorik dengan menggunakan metode Disc Diffusion (Kirby &
baeur) kemudian dianalisa secara statistik menggunakan metode One Way Anova.
Kulit bawang merah dibuat esktrak dengan metode maserasi menggunakan etanol
96%. Konsentrasi yang digunakan adalah 60%, 65%, 70%, dan 75%. Berdasarkan
hasil penelitian didapatkan data rata – rata diameter zona hambat dari konsentrasi
tersebut berturut – turut yaitu 3,5mm, 4mm, 4,2mm dan 4,3mm. Hasil uji statistik
One Way Anova menunjukkan perbedaan secara nyata rata-rata diameter zona
hambat pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus antar kelompok perlakuan
dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ekstrak etanol kulit
bawang merah (Allium ascalonicum) memiliki daya hambat yang termasuk
kedalam kategori lemah atau resisten berdasarkan pedoman Clinical and
Laboratory Standard Institute (CLSI) tahun 2018 dengan nilai ≤ 12mm.
Kata Kunci : Antibakteri, kulit bawang merah, zona hambat, Staphylococcus aureus


Ketersediaan
KTI867Q1S1.FARMASI 867 2021Tersedia
CD826Q1S1.FARMASI 867 2021Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
S1.FARMASI 867 2021
Penerbit
Bekasi : Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
S1.FARMASI 867 2021
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Elva Dwi Pamungkas
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium ascalonicum) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik