REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN
Pengaruh Kemasan Botol Kaca dan Kaleng Pada Suhu Panas Terhadap Kadar Vitamin C Menggunakan Kromatografi Cair Kierja Tinggi (KCKT) Fase Terbalik
Vitamin C mempunyai fungsi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, yaitu dengan
melindungi sel-sel imunitas tubuh. Semakin berkembangnya dunia modern,
semakin banyak industri yang memproduksi suplemen kesehatan dalam bentuk
minuman kesehatan bervitamin. Vitamin C mempunyai sifat yang mudah
terdegradasi, yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya karena
perubahan suhu, kelembapan udara, dan pengaruh cahaya. Kemasan berfungsi
sebagai pelindung zat aktif yang ada di dalamnya. Berbeda jenis kemasan maka
akan memberikan daya perlindungan yang berbeda pula. Penelitian ini bersifat
eksperimental dengan tujuan untuk mengetahui kadar vitamin C pada sediaan
minuman kemasan bervitamin pada botol kaca dan kaleng yang disimpan dalam
suhu panas berlebih (48 ºC) selama 3 jam dengan variasi kemasan menggunakan
metode kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT). Sistem KCKT yang digunakan
pada penelitian ini terdiri dari ZORBAX Eclipse plus C18 (4,6 x 150 mm, 5µm),
fase gerak asam asetat 0,1% dan methanol pro KCKT (98:2), serta kecepatan alir
0,4 mL/menit. Hasil penelitian mendapatkan persamaan regresi linier y=145.26x1793.5 dengan nilai r² = 0.9993, dan mendapatkan persen % penurunan kadar
vitamin C pada kemasan botol kaca sebesar 4,119% dan pada kemasan kaleng
sebesar 1,405%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemasan kaleng lebih
baik dalam menahan suhu panas berlebih (48 ºC)
Kata kunci : KCKT, Minuman kemasan Bervitamin, Kemasan kaca, Kemasan kaleng, Kadar vitamin C
| KTI864Q1 | S1.FARMASI 864 2021 | Tersedia | |
| CD836Q1 | S1.FARMASI 864 2021 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain