Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Gambaran Pertumbuhan Jamur Kontaminan Pada Roti Tawar Berdasarkan Suhu dan Kelembaban

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

Gambaran Pertumbuhan Jamur Kontaminan Pada Roti Tawar Berdasarkan Suhu dan Kelembaban

Niken Saymona Sari Susanti - Nama Orang;

Pangan merupakan kebutuhan dasar setiap makhluk hidup. Roti termasuk salah
satu pangan olahan yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat sebagai makanan
pokok pengganti nasi. Ketahanan roti tawar biasanya tidak bisa lebih dari satu
minggu atau bahkan hanya tiga hari. Penampilan roti yang sudah tidak layak
konsumsi ditandai dengan munculnya perubahan warna pada roti karena
ditumbuhi jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase rata-rata
roti tawar yang ditumbuhi jamur kontaminan berdasarkan suhu dan kelembaban
dengan perlakuan dikukus dan tidak dikukus. Metode penelitian yang digunakan
adalah deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 12 buah roti tawar. Penelitian
ini dilaksanakan pada bulan maret 2021 di laboratorium mikrobiologi STIKes
Mitra Keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roti tawar yang ditumbuhi
jamur kontaminan dengan perlakuan dikukus dan tidak dikukus yang diletakkan
pada suhu ruang lebih cepat tumbuh dibandingkan di suhu kulkas. Pada suhu
ruang (27°C - 30°C) jamur kontaminan mulai tumbuh di hari ketujuh pada roti
tawar 1 dan di hari keempat pada roti tawar 2, sedangkan untuk perlakuan tidak
dikukus jamur kontaminan mulai tumbuh pada hari kelima. Pada suhu kulkas
(13°C - 16°C) roti tawar dengan perlakuan dikukus dan tidak dikukus tidak
ditumbuhi jamur kontaminan. Suhu dapat berhubungan dengan kelembaban.
Kelembaban dapat berbanding terbalik dengan suhu. Kesimpulan penelitian ini
adalah roti tawar yang ditumbuhi jamur kontaminan pada suhu ruang dengan
perlakuan dikukus sebanyak 3.33% pada hari keempat sampai kelima, dan 66.6%
pada hari ketujuh. Roti tawar yang ditumbuhi jamur kontaminan pada suhu ruang
dengan perlakuan tidak dikukus sebanyak 3.33% pada hari kelima sampai ketujuh.
Kata Kunci : Roti Tawar, Suhu, Kelembaban, Dikukus, Tidak Dikukus.


Ketersediaan
KTI838Q1D3.TLM 838 2021Tersedia
CD789Q1D3.TLM 838 2021Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
D3.TLM 838 2021
Penerbit
Bekasi : Prodi Tekno. Lab. Medis STIKes Mitra Keluarga., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
D3.TLM 838 2021
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Jamur
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Niken Saymona Sari Susanti
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Gambaran Pertumbuhan Jamur Kontaminan Pada Roti Tawar Berdasarkan Suhu dan Kelembaban
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Kubuku
  • Link E-Resource
  • Repository

Tentang Kami

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga menerapkan Sistem Layanan Terbuka bagi pengunjung, dalam hal ini pengunjung dapat langsung mencari koleksi yang diinginkannya ke rak yang tersedia.


Statistik Pengujung

Hari ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik