Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Gambaran Bakteri Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK) dan Pola Resistensi Antibiotik Tahun 2019-2021 di Rumah Sakit Swasta Jakarta Utara

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

Gambaran Bakteri Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK) dan Pola Resistensi Antibiotik Tahun 2019-2021 di Rumah Sakit Swasta Jakarta Utara

Euodia Naomi Septiana S - Nama Orang;

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan istilah umum yang menandakan adanya
mikroorganisme dalam urin. Jumlah kasus ISK sebanyak 150.000.000 penduduk
dunia/tahun. Sedangkan di Indonesia jumlahnya sekitar 180.000 kasus baru tiap
tahun atau sekitar 90-100 kasus/100.000 warga indonesia. Salah satu jenis bakteri
penyebab ISK terbanyak adalah Escherichia coli. Escherichia coli sering
ditemukan mampu menghasilkan enzim ESBL yang berpotensi menghidrolisis
antibiotik seperti Ampicillin. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
jenis dan persentase dari bakteri penyebab ISK dan jenis-jenis antibiotik yang
direspon resisten oleh bakteri penyebab ISK 2019-2021 di RS Mitra Keluarga
Kelapa Gading. Jenis penelitian ini termasuk dalam metode deskriptif numerik
dengan menggunakan variabel tunggal. Waktu penelitian ini berlangsung dari bulan
April-Mei 2021. Sumber data yang digunakan berupa data sekunder yang berasal
dari data perekaman medis di laboratorium klinik RS Mitra Keluarga Kelapa
Gading. Pengolahan data sekunder dilakukan dengan mentabulasi dan membagi
data dalam dua garis besar, yaitu: status pasien berdasarkan usia dan jenis kelamin.
Data tersebut dianalisis untuk mengetahui gambaran bakteri penyebab ISK dan
antibiotik yang direspon oleh bakteri penyebab ISK. Hasil penelitian ini
menemukan bakteri terbanyak dari 159 ter suspek ISK adalah bakteri Escherichia
coli (61,64%). Selain itu Klebsiella pneumoniae ditemukan sebanyak (20,13%).
Kemudian Enterobacter cloacae ditemukan sebanyak (4,40%). Bakteri penyebab
ISK memberi respon resisten tertinggi terhadap Ampicillin, Ampicillin sulbactam,
dan Aztreonam. Kemudian bakteri penyebab ISK memberi respon resisten terendah
terhadap Gentamicin.

Kata kunci: Infeksi saluran kemih, kultur urin, E.coli, resistensi, antibiotik, VITEK
2 Compact.


Ketersediaan
KTI836Q1D3.TLM 836 2021Tersedia
CD787Q1D3.TLM 836 2021Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
D3.TLM 836 2021
Penerbit
Bekasi : Prodi Tekno. Lab. Medis STIKes Mitra Keluarga., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
D3.TLM 836 2021
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Euodia Naomi Septiana S
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Gambaran Bakteri Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK) dan Pola Resistensi Antibiotik Tahun 2019-2021 di Rumah Sakit Swasta Jakarta Utara
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik