Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG MOCAF
DAN PENAMBAHAN IKAN KEMBUNG BANJAR
(Rastrelliger Kanagurta) PADA BROWNIES KERING
SEBAGAI SUMBER ZAT BESI PADA REMAJA

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG MOCAF DAN PENAMBAHAN IKAN KEMBUNG BANJAR (Rastrelliger Kanagurta) PADA BROWNIES KERING SEBAGAI SUMBER ZAT BESI PADA REMAJA

Sarmaela - Nama Orang;

ABSTRAK
Masa remaja merupakan periode penting dalam siklus kehidupan karena terjadi pertumbuhan dan
perkembangan yang pesat sehingga membutuhkan asupan gizi yang memadai, namun kebutuhan
tersebut sering tidak terpenuhi dan meningkatkan risiko anemia. Berdasarkan Survei Kesehatan
Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi anemia pada remaja perempuan mencapai 32%. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan tepung mocaf dan penambahan ikan
kembung banjar sebagai sumber zat besi pada pembuatan brownies kering untuk remaja. Penelitian
dilakukan dengan desain eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga
formula, yaitu F1 (125 gram tepung mocaf dan 20 gram ikan kembung banjar), F2 (115 gram tepung
mocaf dan 30 gram ikan kembung banjar), serta F3 (105 gram tepung mocaf dan 40 gram ikan
kembung banjar). Parameter yang diamati meliputi uji organoleptik, uji hedonik, dan uji kimia
(kadar zat besi, protein, air, dan abu) yang dilakukan oleh 55 panelis tidak terlatih. Hasil uji
organoleptik menunjukkan ketiga formula tidak beraroma amis, bertekstur sangat renyah, berasa
manis, dan berwarna coklat tua. Hasil uji hedonik tertinggi diperoleh F1 dengan persentase kesukaan
sebesar 85,73% dengan kriteria sangat suka. Kadar zat besi tertinggi terdapat pada F3 sebesar
5,39%/100 gr, sedangkan kadar protein tertinggi juga terdapat pada F3 sebesar 5,11%/100 gr. Kadar
air dan kadar abu pada ketiga formula (masing-masing di bawah 5% dan 1,6%) telah memenuhi
standar mutu cookies berdasarkan SNI. Kesimpulannya adalah brownies kering tepung mocaf
dengan penambahan ikan kembung banjar dapat diterima oleh panelis dan berpotensi sebagai
camilan sumber zat besi bagi remaja.
Kata Kunci: Remaja, anemia, zat besi, tepung mocaf, ikan kembung banjar, brownies kering.


Ketersediaan
KTI1872Q1RAK REFERENSI TUGAS AKHIRTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Bekasi : Prodi Ilmu Gizi STIKes Mitra Keluarga., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
UPLOAD BERKAS (Attachment)
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Anemia
Zat besi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Sarmaela
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • SKRIPSI BAB 1, BAB 2, BAB 6
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Kubuku
  • Link E-Resource
  • Repository

Tentang Kami

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga menerapkan Sistem Layanan Terbuka bagi pengunjung, dalam hal ini pengunjung dapat langsung mencari koleksi yang diinginkannya ke rak yang tersedia.


Statistik Pengujung

Hari ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik