Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPATUHAN
MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA
PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI
PUSKESMAS KARANG KITRI

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS KARANG KITRI

Ade Berliana Tri Oktavia - Nama Orang;

ABSTRAK

Tuberkulosis paru meupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Keberhasilan
pengobatan bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat anti tuberkulosis (OAT).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum
OAT pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Karang Kitri. Penelitian menggunakan desain
cross sectional dengan teknik total sampling terhadap 52 responden yang memenuhi kriteria inklusi.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8
(MMAS-8) serta kuesioner tingkat pengetahuan, motivasi, dukungan keluarga, dan peran petugas
kesehatan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan
bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank (rho). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat
(p = 0,241) (r = - 0,166). Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kepatuhan
minum obat, meskipun dengan kekuatan hubungan yang lemah (p = 0,048) (r = 0,275). Tidak
terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p =
0,698) (r = 0,055). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran petugas kesehatan dengan
kepatuhan minum obat (p = 0,689) (r = 0,055). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa
terdapat 3 variabel yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan yaitu, variabel
pengetahuan, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat dan 1
vaiabel motivasi menunjukkan tedapat hubungan yang signifikan. Motivasi merupakan faktor yang
berhubungan sehingga intervensi peningkatan motivasi pasien perlu menjadi prioritas dalam
program pengendalian tuberkulosis di layanan kesehatan primer.
Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Kepatuhan Minum Obat, Obat Anti Tuberkulosis


Ketersediaan
KTI1851Q1S1.KEP 1851 2026RAK REFERENSI TUGAS AKHIRTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
S1.KEP 1851 2026
Penerbit
Bekasi : Prodi Keperawatan STIKes Mitra Keluarga., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
S1.KEP 1851 2026
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Tercetak
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Tuberkulosis
kepatuhan minum obat
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ade Berliana Tri Oktavia
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Kubuku
  • Link E-Resource
  • Repository

Tentang Kami

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga menerapkan Sistem Layanan Terbuka bagi pengunjung, dalam hal ini pengunjung dapat langsung mencari koleksi yang diinginkannya ke rak yang tersedia.


Statistik Pengujung

Hari ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik