REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN
PENGARUH MANAJEMEN KHAWATIR TERHADAP STRES DAN KEJADIAN MENYAKITI DIRI PADA MAHASISWA STIKES X TAHUN 2025
ABSTRAK
Pendahuluan : Mahasiswa berada pada fase dewasa awal yang dihadapi dengan berbagai tantangan,
hal ini dapat memicu rasa khawatir dan rentan mengalami stres. Stres dapat bersifat adaptif ketika
individu mampu mengatasi tekanan dan sebaliknya bersifat mal adaptif, salah satu bentuknya yaitu
menyakiti diri. Oleh karena itu, pengelolaan khawatir penting untuk mencegah stres, salah satu
tindakan yang dapat dilakukan adalah Manajemen Khawatir. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh manajemen khawatir terhadap stres dan menyakiti diri pada mahasiswa
STIKes X tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan
pre–post test. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Stikes X, dengan jumlah sampel
sebanyak 67 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen
penelitian yang digunakan berupa kuisioner Perceived Stress Scale (PSS) dan Inventory of
Statements About Self-Injury (ISAS) untuk mengukur stress dan kejadian menyakiti diri. Hasil :
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan skor stres dari sebelum dan sesudah intervensi
manajemen khawatir dengan p-value < 0,001; terdapat perubahan rata – rata kejadian menyakiti diri
dari sebelum dan sesudah intervensi manajemen khawatir dengan nilai p-value < 0,001.
Kesimpulan : Manajemen khawatir berpengaruh dalam menurunkan stres dan kejadian menyakiti
diri pada mahasiswa STIKes X. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai penatalaksanaan
nonfarmakologis dalam konseling kejiwaan mahasiswa dengan dukungan monitoring terstruktur,
serta dapat dikembangkan lebih lanjut melalui penelitian dengan desain yang lebih kuat.
Kata kunci: manajemen khawatir, stres, menyakiti diri, mahasiswa
| KTI1857Q1 | S1.KEP 1857 2026 | RAK REFERENSI TUGAS AKHIR | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN |
Tidak tersedia versi lain