REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN TINGKAT STRES KERJA PADA CAREGIVER DI YAYASAN REHABILITASI MENTAL KOTA BEKASI
ABSTRAK Masalah yang sering terjadi pada caregiver pasien gangguan jiwa adalah tuntunan kerja yang dapat menimbulkan tekanan fisik dan psikologis, seperti beban kerja dan risiko stres kerja. Situasi ini membutuhkan kecerdasan emosional untuk membantu caregiver dalam menangani hal tersebut. Untuk menganalisis hubungan beban kerja dan kecerdasan emosional dengan tingkat stres kerja pada caregiver. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dengan populasi caregiver yang bekerja di Yayasan Rehabilitasi Mental Kota Bekasi sebanyak 57 responden menggunakan total sampling. Pada variabel beban kerja menggunakan instrumen beban kerja, variabel kecerdasan emosional menggunakan kuesioner kecerdasan emosional dan variabel stres kerja menggunakan kuesioner Maslach Burnout Inventory – Human Services Survey (MBI-HSS). Analisa data menggunakan univariat dan analisa bivariat menggunakan Chi-Square. Hasil analisis korelasi antara beban kerja dengan tingkat stres kerja pada caregiver menunjukkan nilai P-Value (0,843) > 0, 05 dan hasil analisis korelasi antara kecerdasan emosional dengan tingkat stres kerja pada caregiver menunjukkan nilai P-Value (0,977) > 0.05. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara beban kerja atau kecerdasan emosional dengan tingkat stres kerja pada caregiver di Yayasan Rehabilitasi Mental di Kota Bekasi. Caregiver dengan kecerdasan emosional tinggi dapat menyebabkan terjadinya stres, hal ini dipengaruhi oleh beban emosi. Kata kunci : Caregiver, beban kerja, kecerdasan emosional, stres kerja
| KTI1835Q1 | S1.KEP 1835 2026 | RAK REFERENSI TUGAS AKHIR | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN |
Tidak tersedia versi lain