REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN
HUBUNGAN USIA, TINGKAT PENDIDIKAN DAN KONSEP DIRI DENGAN KETIDAKBERDAYAAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RS SWASTA X JATI ASIH
ABSTRAK
Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan penyakit kronis yang ditangani dengan
hemodialisa. Hemodialisa dilakukan seumur hidup, sehingga dapat berdampak bagi psikologis
pasien yaitu munculnya ketidakberdayaan. Beberapa penelitian menunjukan bahwa sebagian besar
pasien Gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis mengalami ketidakberdayaan dengan
tingkat yang bervariasi. Studi pendahuluan di Rumah Sakit Swasta X Jatiasih menunjukan adanya
dampak fisik dan psikologis pada pasien yang menjalanin hemodialisa. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan Karakteristik Pasien Usia, Jenis Kelamin dan Lama
Menjalani Hemodialisa dan Konsep diri Dengan Ketidakberdayaan Pada Pasien Gagal Ginjal
Kronik Yang Menjalani Hemodialisa di RS Swasta X Jati Asih. Metode: Desain penelitian ini
menggunakan cross sectional dengan metode kuantitatif yang dilakukan di rumah sakit swasta X
Jati Asih. Sampel penelitian ini berjumlah 67 responden yang diambil dengan teknik Consecutive
Sampling.Pengambilan data menggunakan kuesioner yaitu data demografi, konsep diri dan
ketidakberdayaan lalu diuji dengan Chi-square dan Spearman. Hasil: Hasil penelitian ini
didapatkan bahwa variabel usia (p-value 0,261), jenis kelamin (p-value 0,642), lama menjalani
hemodialisa (p-value 0,90), dukungan keluarga dengan (p-value 0,630). Kesimpulan: Tidak
terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, lama menjalani hemodialisa dan dukungan keluarga
dengan ketidakberdayaan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di rumah
sakit swasta X Jati Asih.
Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, Karakteristik responden, ketidakberdayaan lama menjalani
hemodialisa
| KTI1828Q1 | S1.KEP 1828 2026 | RAK REFERENSI TUGAS AKHIR | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN |
Tidak tersedia versi lain