Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of HUBUNGAN SELF-STIGMA DAN RESILIENSI DENGAN
KUALITAS HIDUP PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI RSUD

X JAKARTA

REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN

HUBUNGAN SELF-STIGMA DAN RESILIENSI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI RSUD X JAKARTA

Euis Rahmadini Saputri - Nama Orang;

ABSTRAK

Latar Belakang: Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan global dengan angka insidensi dan
mortalitas yang tinggi yang berdampak pada kondisi fisik dan psikososial yaitu self-stigma, yang
berdampak pada kualitas hidup pasien. Resiliensi berperan penting dalam membantu pasien
beradaptasi dan bangkit menghadapi stigma maupun beban penyakit, sehingga berpotensi

meningkatkan kualitas hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self-
stigma dan resiliensi dengan kualitas hidup pada pasien Tuberkulosis di RSUD X Jakarta. Metode:

Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi
adalah seluruh pasien Tuberkulosis di RSUD X Jakarta, dengan jumlah sampel 73 responden yang
dipilih menggunakan teknik Consecutive sampling. Variabel self-stigma diukur menggunakan
instrumen Self-stigma Scale (SSS), variabel resiliensi diukur menggunakan Connor-Davidson
Resilience Scale (CD RISC), dan variabel kualitas hidup mengukur World Health Organization’s
Quality of Life (WHOQOL-BREF). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui
hubungan antar variabel. Hasil: hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara self-stigma
dengan kualitas hidup dengan p-value 0,000 dan resiliensi dengan keualitas hidup dengan p-value
0,049. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara self-stigma dan resiliensi dengan
kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan yang berfokus pada penurunan
self-stigma serta peningkatan resiliensi pasien guna mendukung keberhasilan pengobatan dan
kesejahteraan psikologis pasien tuberkulosis.
Kata kunci: Self-stigma, resiliensi, kualitas hidup, tuberculosis


Ketersediaan
KTI1813Q1S1.KEP 1813 2026RAK REFERENSI TUGAS AKHIRTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
S1.KEP 1813 2026
Penerbit
Bekasi : Prodi Keperawatan STIKes Mitra Keluarga., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
S1.KEP 1813 2026
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Tercetak
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Tuberkulosis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Euis Rahmadini Saputri
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga
  • Informasi
  • Kubuku
  • Link E-Resource
  • Repository

Tentang Kami

Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga menerapkan Sistem Layanan Terbuka bagi pengunjung, dalam hal ini pengunjung dapat langsung mencari koleksi yang diinginkannya ke rak yang tersedia.


Statistik Pengujung

Hari ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik