REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI HIPERGLIKEMIK ORAL DENGAN GEJALA POLINEUROPATI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS X
Pendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan
hiperglikemia akibat resistensi insulin dan gangguan fungsi sel beta pankreas. Komplikasi kronis
yang sering terjadi adalah polineuropati diabetik. Kepatuhan minum obat anti hiperglikemik oral
memiliki peran penting dalam pengendalian kadar glukosa darah serta pencegahan komplikasi
neuropati. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat anti
hiperglikemik oral dengan gejala polineuropati diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2 di
Puskesmas Pengasinan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan
cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 67 responden yang dipilih menggunakan teknik
purposive sampling. Kepatuhan minum obat diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication
Adherence Scale (MMAS-8). Gejala polineuropati diabetik dinilai melalui pemeriksaan subjektif
menggunakan kuesioner Diabetic Neuropathy Symptom (DNS) dan pemeriksaan objektif
menggunakan monofilament test. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square atau Fisher’s
Exact Test. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan proporsi gejala polineuropati
diabetik antara pasien yang patuh dan tidak patuh minum obat anti hiperglikemik oral. Berdasarkan
pemeriksaan subjektif diperoleh nilai p-value=0,022, sedangkan berdasarkan pemeriksaan objektif
diperoleh nilai p-value=0,001. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara
kepatuhan minum obat anti hiperglikemik oral dengan gejala polineuropati diabetik pada pasien
diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Pengasinan. Kesimpulan: Kepatuhan minum obat anti
hiperglikemik oral berhubungan secara signifikan dengan gejala polineuropati diabetik baik
berdasarkan pemeriksaan subjektif maupun objektif. Peningkatan kepatuhan minum obat perlu
menjadi perhatian dalam upaya pencegahan komplikasi polineuropati diabetik.
Kata kunci: Diabetes melitus tipe 2, kepatuhan minum obat, polineuropati diabetik
| KTI1798Q1 | S1.KEP 1798 2026 | RAK REFERENSI TUGAS AKHIR | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN |
Tidak tersedia versi lain