REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA (GDP) PADA MAHASISWA OBESITAS DI STIKES X KOTA BEKASI
ABSTRAK
Latar belakang: Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang
prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok mahasiswa, dan
berkontribusi terhadap risiko gangguan metabolik seperti diabetes melitus tipe 2.
Indeks Massa Tubuh (IMT) digunakan sebagai indikator status gizi untuk
mengidentifikasi obesitas, sedangkan kadar gula darah puasa (GDP) mencerminkan
kondisi metabolisme glukosa. Secara teoritis, penumpukan lemak berlebih pada
obesitas dapat memicu resistensi insulin yang berdampak pada peningkatan kadar
GDP. Tujuan: menganalisis hubungan antara IMT dan kadar GDP pada mahasiswa
obesitas di STIKes X Kota Bekasi. Metode Penelitian menggunakan desain
kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dipilih
melalui teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Pengukuran IMT
dilakukan melalui perhitungan berat badan dan tinggi badan, sedangkan kadar GDP
diperiksa menggunakan metode Point of Care Testing setelah puasa minimal 8 jam.
Analisis data meliputi uji univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearman.
Hasil: penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dan
kadar GDP pada mahasiswa obesitas, di mana peningkatan IMT cenderung diikuti
oleh peningkatan kadar gula darah puasa. Disimpulkan bahwa IMT berhubungan
dengan kadar GDP pada mahasiswa obesitas, sehingga pengendalian berat badan
menjadi langkah penting dalam pencegahan gangguan metabolik.
Kata kunci: Indeks Massa Tubuh, Gula Darah Puasa, Obesitas, Mahasiswa,
Diabetes Melitus Tipe 2
| KTI1775Q1 | S1.KEP 1775 2026 | RAK REFERENSI TUGAS AKHIR | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN |
Tidak tersedia versi lain