REPOSITORI KTI/Skripsi/KIAN
HUBUNGAN HARGA DIRI DENGAN TINGKAT KECEMASAN WANITA PREMENOPAUSE DI KELURAHAN BOJONG KULUR
ABSTRAK
Latar belakang : Premenopause merupakan fase transisi sebelum menopause yang ditandai dengan perubahan
hormonal, fisik, dan psikologis yang dapat memicu kecemasan pada wanita. Salah satu faktor psikologis yang
memengaruhi kecemasan adalah harga diri. Harga diri yang rendah dapat meningkatkan kerentanan wanita
premenopause dalam menghadapi perubahan tersebut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara harga diri dengan tingkat kecemasan pada wanita premenopause di Kelurahan Bojong Kulur.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian
berjumlah 100 wanita premenopause berusia 31–41 tahun yang dipilih menggunakan teknik consecutive
sampling. Instrumen penelitian menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur harga diri
dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan
menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar
responden memiliki harga diri sedang (52%) dan tingkat kecemasan terbanyak berada pada kategori cukup berat
(38%). Kesimpulan: Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara harga diri dengan
tingkat kecemasan (p = 0,000; r = −0,441), yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan sedang.
Artinya, semakin tinggi harga diri maka semakin rendah tingkat kecemasan pada wanita premenopause.
Kata kunci: harga diri, tingkat kecemasan, wanita premenopause
| KTI1751Q1 | S1.KEP 1751 2026 | RAK REFERENSI TUGAS AKHIR | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - TIDAK DAPAT DIPINJAMKAN |
Tidak tersedia versi lain